#8 – Tuan Tak Lagi Asik
Suasana pagiku tak lagi berwarna
Seperti pagiku sebelumnya saat awal mengenal pelangi
Warna-warna indah terag menjadi pucat
Membentuk awan gelap
Mendung
Tak sengaja aku mendengar tentangmu
Seiring dengan sikap acuh
Tak biasa
Memudar
Doa-doa yang sempat dilantunkan dalam sujud
Perlahan tenggelam
Nyanyian yang menggooda
Meragu rasa
Tak ku dengar lagi dari bibirnya
Petikan gitar menggelitik
Kini meredam seperti berbisik
Tak mampu lagi mengusik
Sang pemilik
Tak lagi asik
Ku dengar sendu
Dia kini nyaman dengan mainan baru
Tak lagi menatap langit abu-abu
Pada malam yang kelabu
Apa ku harus mundur perlahan
Atau mengulang perih tak tertahan
Seperti kayu tua yang bertumpu pada patahan
Berharap kisah akan bertahan
Sudahlah
Jangan membuat resah
Aku menyerah
Manado, 23 Oktober 2020
@podjokbiroe


Komentar
Posting Komentar