#4 - Sayapku Patah Sebelah
Hari ini,
Hari terberatku
Tahun ini,
Kesekian kalinya aku berkabung
Namun kali ini benar-benar tersulit
Tahu tidak?
Sayapku patah sebelah
Bagaimana caranya aku terbang nanti?
Otakku buntu!
Bibirku kaku!
Ragaku beku!
Terpaku!
Sayap kananku patah
Terbang dengan terpapah
Ingin rasanya aku marah
Kompasku tak lagi menunjukkan arah
Aku tertatih
Lelah merintih
Terdiam dan letih
Darah seperti mendidih
Bisakah aku teriak?
Siapapun ingin ku bentak!
Hatiku telah retak
Jam dinding pun berhenti berdetak
Sahabatku telah pergi
Kembali pulang menghadap Sang Ilahi
Tinggalkan kami di sini
Tanpa tawa, menelan sepi
Pahit, berdiri sendiri
Dia telah mati
Sayapku tinggal sebelah
Harus ku jaga dengan baik tanpa berdarah
Sampai tiba saatnya nanti kita kembali terpisah
Manado, 23 Noveber 2020
Rest In Beloved Peace 'Eka'


Komentar
Posting Komentar